Belajar Kreatifitas dari Singapura

Belajar Kreatifitas dari Singapura
Misbahudin. Singapore Capacity Building
Belajar Kreatifitas dari Singapura
Belajar Kreatifitas dari Singapura
Belajar Kreatifitas dari Singapura
Belajar Kreatifitas dari Singapura

Cihonews - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) fokus menyelenggarakan serangkaian kegiatan persiapan dari rencana pembangunan Gedung Kreatif di Jawa Barat termasuk salah satunya Sumedang. Melalui Bidang Ekonomi kreatif, Pemerintah intens mempersiapkan sumber daya manusia yang akan menjadi pengelola gedung untuk melakukan studi banding ke Singapura. Singapura dipilih atas dasar Ekosistem Kreatifitas di negara tersebut sudah cukup berkembang dan sangat memberikan dampak pada pembangunan di Singapura. Tidak ayal, Singapura selalu menjadi rujukan bagi negara negara kawasan asia tenggara untuk belajar terkait perkembangan Ekonomi kreatif. 

Total delapan belas perwakilan Komunitas Kreatif Jawa Barat yang terdiri dari para pelaku kreatif dari berbagai subsektor yang berbeda, turut belajar menggali ilmu dari Singapura. Selain mengikuti seminar dan workshop, peserta juga diberikan pengalaman langsung untuk datang langsung ke gedung gedung kreatif center yang ada di Singapura. 

Adalah Misbahudin, Pelaku Ekraf di subsektor Aplikasi ini,  berhasil lolos dari serangkaian testing untuk turut serta menjadi perwakilan dari Kabupaten Sumedang. Misbahudin bersama belasan pelaku kreatif lainnya beruntung bisa menggali ilmu tentang Managemen Pengelolaan Gedung, Kolaborasi antar pelaku Ekonomi Kreatif, Design Thingking dsb. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengunjungi berbagai tempat di Singapura seperti National Design Centre Singapore, Design Orchad, ACE SG, Enterprise Singapore, URA dan Tampines Hub.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini, diawali dengan mengunjungi National Design Centre (NDC) Singapore. NDC ini merupakan lembaga utama Design di Singapura. Selanjutnya Peserta juga berkunjung ke TaFF dan ACE (Action Community for Enterpreneurship), TaFF merupakan inkubator bisnis pelaku usaha dengan berfokus pada fashion yang lokasinya tersendiri di Design Orchad yang diinisiasi menjadi hub untuk inovasi fashion sedangkan ACE adalah inkubator yang berfokus pada teknologi yang membantu para pelaku usaha agar mencapai titik kesuksesan melalui pendampingan, pemasaran dan jejaring dengan pihak yang dapat membantu mengembangkan usaha mereka. Di hari terakhir Peserta melakukan pembelajaran di tiga tempat yaitu Enterprise SG, URA dan Our Tampines Hub (OTH). SG ialah inkubator bisnis sedangkan URA dan Our Tampines Hub adalah tempat untuk belajar bisnis improvement district dan sebuah creative hub yang merupakan tempat yang mengaktivasi bagaimana tempat tersebut menjadi jauh lebih bermanfaat.

Besar harapan para peserta terkait ilmu dan pengalaman yang didapat selama di Singapura. Terutama Misbahudin, harapannya "Sumedang khususnya dapat mengadopsi segala kelebihan-kelebihan yang telah dicapai Singapura dalam pembangunan Creative Hub dan mudah-mudahan sumber daya manusia nya pun dapat berpikiran terbuka dan maju dalam menerima konsepan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin hari semakin canggih. Terimakasih untuk segala kesempatan, akan aku coba terapkan ilmu yang ku dapat demi pembangunan Sumedang kita," ujar Misbahudin menutup pembicaraan.