Writingthon Hadir di Sumedang

Writingthon Hadir di Sumedang
Dinas kebudayaan, Pariwisata, pemuda dan Olahraga Sumedang menggelar Focus Group Discussion terkait rencana kegiatan Writingthon
Writingthon Hadir di Sumedang
Writingthon Hadir di Sumedang

Cihonews. Dinas kebudayaan, Pariwisata, pemuda dan Olahraga Sumedang menggelar Focus Group Discussion terkait rencana kegiatan Writingthon di Sumedang pada Selasa 17 Desember 2019 bertempat di Gedung Negara Sumedang. Acara yang bertujuan untuk menggali potensi pariwisata dan ekonomi kreatif unggulan yang ada di Sumedang ini cukup mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan masyarakat. Tercatat yang hadir ada berasal dari kalangan Budayawan, Seniman, Penggiat literasi, Penulis, komunitas Penyair Catatan Akhir Tahun, Komunitas Kreatif Sumedang Creative Hub, Jatidiri Sumedang Community dsb. 

 

Writingthon (writing marathon) adalah sebuah metode yang dikembangkan oleh BITREAD. Program ini bertujuan untuk memproduksi buku dengan tema tertentu dalam kurun waktu yang sangat singkat. Dalam waktu yang terbatas, diharapkan buku dapat dihasilkan oleh sekelompok peserta yang mengikuti program karantina. Peserta yang berhak mengikuti program karantina tersebut diseleksi melalui karya tulis yang dikirimkan pada tahap awal program. 

 

Anita Khairunnisa, Founder dan CEO Bitread Publishing, mengatakan kegiatan ini untuk mempromosikan Sumedang dalam delapan tema tulisan atau konten, yaitu seni, budaya, wisata, kuliner, sejarah, potensi ekonomi, bisnis, dan gaya hidup.

 

Menurut Anita, Writingthon merupakan kependekan dari Writing Marathon yang didesain khusus oleh Bitread Publishing. Writingthon merupakan sebuah karantina menulis buku dan membuat konten yang diawali dengan kompetisi menulis untuk menyaring pemenang.

 

“Salah satu point dari program ini adalah mengumpulkan informasi terkait potensi pariwisata sumedang, yang kemudian nanti dikumpulkan dalam bentuk tulisan yang dikemas dalam sebuah buku dan dilaunching pas Hari Jadi Sumedang,” Ungkap Hari Tri Santosa, Kepala Disparbudpora Sumedang.

 

Kedepan pengemasan program ini, akan ada penyeleksian dulu terkait siapa peserta yang akan mengikuti Wringthon. Untuk selanjutnya peserta harus mengikuti serangkaian pelatihan, dan wajib mengikuti karantina dan mengikuti bimbingan dari para instruktur acara.

 

Sebelumnya program ini pernah dilaksanakan di Garut, dan cukup memberikan output yang baik terkait pariwisata Garut.